YOGA DI MAJA




Halo Wargi Maja Sadaya, Sadulur, Sauyunan...

Kali ini Mimin mau berbagi informasi tentang salah satu Komunitas yang lagi Hits di Seputar Maja. Mau tau apa?

Iyak, inilah "Komunitas Yoga di Maja", atau bisa kita sebut sebagai KYM.

Di sini mimin sudah bersama dengan dua Narasumber sekaligus Pengagas dari KYM itu sendiri. Ada mas Akhlis dan mbak Dian.

Sebelum kita lebih jauh menggali informasi mengenai KYM, ada baiknya kita kenal dulu dengan Yoga itu sendiri, sebenarnya apa sih? Barangkali ada wargi yang belum tahu mengenai yoga.



Q : "Apakah Yoga salah satu jenis olahraga?

A (Dian) : "Iya, salah satu jenis olahraga. Jadi di Yoga itu yang membedakan adalah teknik nafas. Banyak teknis nafas yang kita pelajari di Yoga, salah satunya adalah pernapasan hidung alternatif. Kemudian ada juga Ujjayi Breathing dan juga da nafas lebah (Bee Breathing). Terus, yang membedakannya lagi adalah dalam Yoga itu tidak hanya mengerjakan otot yang besar tetapi juga otot-otot yang kecilnya, yang halusnya dalam tubuh-tubuh kita. Itu sih yang membuat peredaran darah kita menjadi lancar sih..."


Q : "Bagaimana sejarah Yoga bisa masuk ke Indonesia?"

A (Akhlis) : " Jadi Yoga sendiri berasal dari, India ya. Mungkin ribuan tahun yang lalu ya, sebelum (tahun) masehi sudah ada. Kata dari buku sih, di peradaban Lembah Indus. Jadi dulu ada peradaban masyarakat di sana yang mengembangkan Yoga ini. Kemudian, Yoga itu masuk ke kebudayaan India. Nah itulah kenapa, orang-orang yoga biasanya itu pada berguru ke India, karena tempat asalnya itu memang dari sana. Dan kalau kapan masuk ke Indonesia, mungkin secara spiritual, Yoga kan jenisnya banyak ya, jadi secara spiritual yoga itu udah masuk ke Indonesia mungkin sejak Hindu-Buddha itu masuk ke sini, ke Jawa. Tapi saat itu Yoganya belum yang kayak sekarang ya. Jadi kalau sekarang ini, Yoganya jenis Modern, yang mungkin sudah lebih banyak Asana, yang pose-pose fisik, tapi kalau dulu lebih ke meditasi dan spiritual. Nah kalau untuk yoga modern sendiri, mungkin baru masuk ya akhir abad-20 ya, tahun 90-an. Pas saat itu banyak pengaruh-pengaruh dari barat juga, jadi orang-orang kita tuh lihat model-model barat, kayak Christy Turlington, Madonna pada Yoga tuh WAH gitu. Nah, dari situ orang-orang Indonesia pengen juga nih kayak  seleb-seleb Hollywood pada Yoga, pada langsing-langsing gitu kan? Fleksibel. Nah pada saat itu, yoga baru pelan-pelan masuk ke kalangan-kalangan yang berada dulu nih seleb-selebritis gitu. Nah, pada saatu itu mulai ada yoga, mulai mainstream, mainstreamn dan kayak  sekarang makin terkenal sama masyarakat Indonesia.


Q : "Apakah Yoga dapat meningkatkan kesehatan?"

A (Dian) : "Iya benar. Bisa meningkatkan kesehatan dan (sebagai) terapi pengobatan. Nah ini sebenarnya saya mau share pengalaman saya sendiri. Jadi, sebelum saya umur 30 tahun. Waktu itu tahun berapa ya. Sepuluh tahun lalu lah. Setiap bulan itu, saya selalu kena flu. Pilek aja tiap bulan. Terus, kalo lagi "period" itu sakit banget, rasanya tuh sakit gitu. Nah terus akhirnya, dulu berat badan saya tuh hampir 70 kilo. Sampai waktu itu saya kalau gak salah sempat kena gejala asam urat atau gimana, karena kaki saya suka sakit gitu. Terus, akhirnya saya, melihat teman saya itu pertama-tamanya kurus dulu. Kok kurus? gitu. "Iya bu olahraga." Terus, akhirnya saya berolahraga bukan yoga waktu itu, waktu itu kita pergi ke gym. Nah, pada saat saya nunggu piti saya, lama, akhirnya ada salah satu resepsionis bilang, "Mbak, coba ikut Yoga aja." Terus, saya tuh takut, karena yoga itu berat gak gitu kan? "Engga, cobain aja." Akhirnya, saya yoga. Pertama kali saya yoga itu, 2011. Terus, pada saat saya pertama kali yoga, keluar kelas, itu rasanya tuh badan Happy gimana ya, saya ngerasain rasanya olahraga tuh yang se-Happy ini. Ke badan tuh enak, ke pikiran tuh beneran Happy. Terus yang tadinya saya yoga seminggu sekali, akhirnya saya Yoga tiap hari gitu. Nah di situ saya mulai melihat perubahan dalam kesehatan saya, saya jadi gak pernah flu, dulu flu sebulan sekali, mungkin sekarang setahun sekali gitu. Sakit pinggang, itu hilang, itu beneran hilang, karena gak tau ya, kita banyak streaching kan. Jadi sakit pinggang hilang, dan yang enak itu pas lagi menstruasi tuh saya gak ngerasain sakit lagi sekarang gitu. Karena di yoga banyak banget, kayak  tadi, sharing pagi ini adalah terapi tentang piriformis, kita melakukan beberapa gerakan, seperti pijit push gitu ya. Itu untuk merelease (melepas) ketegangan di area periformis."


Q (Akhils) : "Apakah ada perbedaan antara Yoga zaman dulu dengan Yoga zaman Now?"

A : "Seperti yang sudah sayang singgung tadi. Sebenarnya yoga masuk ke Indonesia, dulu itu dalam bentuk yang spiritual, jadi di bawa oleh Biksu-biksu, pemuka agama, gitu kan. Tapi sekarang, yoga lebih banyak ke olahraga, jadi trennya itu dari abad ke-20, yoga banyak mengandalkan pose-pose fisik ya. Jadi, lebih ke misalnya membakar lemak, terus membentuk otot, kayak gitu-gitu. Kelenturan juga. Nah, sekarang ini, yoga yang modern ini, kebanyakan dari India, kemudian ke Amerika , kemudian di ekspor lagi ke Indonesia. Jadi kita tuh, banyak menerima produk-produk yoga modern, sebenarnya dari negara-negara luar sih. Dan, untungnya di sini udah banyak beberapa sekolah yoga yang membuat gaya-gaya mereka senidiri, jadi ada style-style yang khas Indonesia, gitulah. Dan itu patut diapresiasi sih."


Q  : "Apakah yoga juga ada jenis-jenisnya?"

A (Dian) : "Jenisnya itu, sebenarnya yoga itu tuh. Sebenarnya ada beberapa aliran ya, yoga ya asanas ya. Jadi ada, kalo dijelasin panjanglah, tapi intinya, yang kita lakukan adalah yoga asanas, gitu. Karena tingkatan yoga tuh, kalo ga salah ada 7 yah. Yang terakhir itu, sadana ya? Samadi! sorry, samadi, samadi itu tingkatkan terakhir yoga. Nah, yoga yang kita lakukan, yang share pagi ini adalah yoga tentang asanas, yaitu yang ketiga kalo gak salah. Nah, asanas ini, itu juga banyak alirannya, kayak misalnya, mungkin pernah dengar Iyengar Yoga, Bikram Yoga, gitu ya.. Nah terus, tapi walaupun alirannya beda, tapi masih dalam, kalo kita sebutnya sih masih dalam Hatha Yoga. Lebih ke gerakan, kemudian ada Iyengar, Iyengar itu lebih banyak untuk terapi, karena ada props gitu ya. Kemudian Bikram juga untuk, kalo kita mau cari keringet lebih, itu juga di Bikram di Hots Yoga, semacam itu."

Q : "Apakah yoga dapat dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat?"

A (Akhlis) : "Kalo untuk seluruh lapisan masyrakat sebenarnya boleh banget. Karena yoga ini manfaat kesehatannya banyak sekali. Jadi kalo misalnya di musim pandemi kayak gini, orang gak bisa berkumpul, kemudian bisanya cuma di rumah, nah yoga itu olahraga yang sebenarnya cocok sekali untuk dilakukan di rumah. Kenapa? karena dia gak perlu alat yang mahal-mahal, cuma alas aja yang empuk, kalo ada karpet di rumah juga udah oke, gak perlu beli matras yoga yang mahal gitu. Kemudian pakaian juga kita gak perlu pakaian mahal-mahal gitu ya, atau khusus gitu ya, jadi kaos biasa, celana biasa juga udah oke. Jadi benar-benar cuman pake badan kita sendiri, sama tekat aja, jadi kalo kita udah punya komitmen, aku mau sehat gitu, gausah ke gym juga it's ok kalo mau yoga sendiri di rumah, udah cukup sebenarnya, gitu..."

Q : "Apakah keunggulan Yoga dibanding aktivitas Fisik lainnya?"

A : "Salah satu alasan saya mengikuti Yoga itu sebenarnya, kita tidak melakukan kompetisi terhadap tubuh kita. Ketika orang berlomba-lomba, misalnya ada, lari marathon untuk jadi juara pertama, di Yoga tuh sebenarnya gak ada, gak ada kayak gitu. Jadi kita mendengarkan nafas kita, tubuh kita, kebutuhannya apa. Itu yang kita kerjain di Yoga. Jadi gimana ya, kalo buat saya tuh, di Yoga tuh saya belajar sayang sama tubuh saya. Mungkin ada orang yang aktualisasi dirinya itu dengan dia berlari (marathon), it's okay, gak papa gitu. Dengan dia bisa menjadi pemenang, atau dia bisa lari, itu achievement gitu. Kalo di Yoga buat saya, karena saya jadi lebih sayang aja udah gak ada kompetisi lagi gitu. Terus buat saya keunggulan Yoga dibanding olahraga fisik lainnya, karena Yoga bukan sesuatu yang diperbandingkan, ditandingkan gitu ya,  itu buat saya tuh keunggulan tersendiri."


Q : "Apakah Yoga bisa diikuti oleh semua kalangan (umur)?"

A (Akhlis) : "Kalo diikuti oleh semua kalangan, sebenarnya Yoga bisa banget diikuti oleh semua kalangan. Jadi meskipun itu anak-anak ya, sekarang juga udah ada namanya kelas Kids Yoga. Jadi kelasnya itu Yoga, tapi yang Fun dan Interaktif dan ada Stroy Tellingnya. Jadi anak-anak tuh jadi lebih tertarik saat mengikuti, jadi kelasnya gak naha pose lama-lama, jadi lebih enak, ada lari-larinya, ada gerak lebih banyak, gitu. Dan Yoga ini juga masih bisa dilakukan oleh para manula, yang usianya mungkin udah gak muda lagi, jadi Yoga ini, latihan yang sebenarnya bisa untuk siapa saja. Asalkan kita masih bisa bernapas, itu kita masih bisa Yoga.. 😁😀"


Oke, wargi. Jadi Yoga memang cukup diminati oleh berbagai kalangan. Lalu, bagaimana Komunitas Yoga di Maja bisa terbentuk ya? Lalu seperti apa kegiatannya? Yuk mari kita cari tahu.

Q : "Komunitas Yoga di Maja (KYM) itu apa sih?"

A (Dian) : "Jadi gini, kita berdua itu punya Backgorund suka Yoga, pengalaman ngajar Yoga, terus ketemu kita di Maja nih. "Khlis, elu di maja?" Ini belum ada Yoga nih, oke deh kita bikin komunitas, gitu.. jadi lahirlah Komunitas ini. Yoga di Maja. Ya tujuannya, selain mengembangkan diri, siapa tahu kita dapet market ya, khlis. 😁 (amin.. amin..)

A (Akhlis) : "Siapa tau kita bisa membantu wargi di maja untuk lebih sehat gitu, di masa pandemi kayak gini. Kita gak bisa kemana-mana, tapi masih tetap bisa fit, positif thinking gitu kan."


Q : "Terinspirasi dari mana terbentuknya KYM?"

A (Akhlis) : "Jadi pada saat kita masih tinggal di Jakarta itu kita terlibat dengan beberapa Komunitas. jadi, kalo dian sendiri, udah mendirikan komunitas di Hutan Kota Srengseng, sedangkan saya juga terlibat di Komunitas Yoga di Menteng, Taman Suropati. Nah, dari pengalaman kami ikut terlibat dalam komunitas Yoga itu, kami juga ingin nih di maja punya satu komunitas yang sama, nah.. karena belum ada, kenapa kita gak bikin gitu. Gak usah nunggu orang lain bikin dulu. Kayak gitu, jadi jemput bola sih, kami pro aktif, gitu."


Q : " Apa visi-misi YKM?"

A (Dian) : "Sebenarnya sama ya kayak kita bikin komunitas di tempat sebelumnya, Yoga tuh mahal, bener, mahal banget. Kita masuk studio itu minimal bayar itu (1x datang) seratus ribu, gitu. Bayangkan orang yang dengan pengeluaran uang segitu, pengen yoga, tapi gak bisa kan gimana. Akhirnya, oke, kita sharing deh, apa yang kita punya untuk kita bagikan gitu ke teman-teman yang ada di sini gitu. Terus pastinya kita juga pengen ya, orang-orang tuh lebih sehat gitu kan, terus dengan adanya kita kenal sama banyak orang gitu kan seru yah."


Q : "Kegiatan apa saja yang dilakukan KYM?"

A (Akhlis) : "Untuk sementara ini kita masih fokus untuk mengumpulkan anggota, latihan-latihan mingguan yang kita buat, jadi setiap hari minggu, jam 7 (sampai jam 8), siapa aja bisa datang kemudian latihan di sini bareng-bareng dan tetap tentunya jaga jarak karena ini masih pandemi. And then kita juga tiap minggunya ada tema-tema yang berbeda, supaya kita bisa lebih variatif, gak bosen, kemudian pengetahuan kita juga makin banyak."


Q : "Bagaimana sistem keanggotaan dalam KYM?"

A (Dian) : "Karena ini sifatnya donasi/sukarela gitu yah. Kita gak ada sistem keanggotaan (membership), siapapun boleh datang, boleh beryoga gitu. Terus, dengan donasi yang sukarela, semampu kita. 

Q : "Hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan untuk join KYM?"

A (Akhlis) : "Gak ada sih, cuma mungkin bawa itu aja ya, pake mat (matras), bawa mat. Sebelum kita latihan, kita sarankan supaya punya mat sendiri. Karena punya mat sendiri itu lebih higienis, jadi kita enggak minjem-minjem orang lain dan itu pasti lebih bersih lah, gitu..."


Q : "Apabila KYM sudah memiliki anggota yang banyak, apa yang ingin KYM lakukan?"

A (Akhlis) : "Kita ingin supaya, ya mungkin sepeti komunitas yang kami sudah rintis dulu ya, jadi kita ingin supaya orang-orang atau wargi di maja ini, lebih guyub gitu ya. Kalo sekarang kan masih jarang-jarang nih, masih banyak yang belum kenal, kita ingin lewat yoga ini kita ingin supaya lebih kompak, lebih sehat bareng-bareng, gitu. Jadi ya lebih Happy lah, gitu"

A (Dian) : "Nambahin sedikit tuh, jadi dulu sih waktu kita gabung di Komunitas Yoga sebelumnya, kayak sekarang kan kita ngumpulin dana buat beli speaker, nah terus ada donasi-donasi berikutnya tuh biasanya kita pakai buat kalau ada bencana alam, ada sesuatu yang kita butuh share gitu ya, biasanya sih ke bencana alam yah. Ya pokoknya seperti itu, kegiatan-kegiatan sosial yang biasa kita lakukan."


Q : "Pesan-pesan untuk para wargi Maja..."

A (Dian) : "Karena ini masih masa pandemi, sehat itu mahal sekali. Apa yang kita berdua lakukan gitu, khususnya yang kita berdua usahakan, untuk bisa menyediakan latihan Yoga gratis, gitu ya. Silahkan datang, jangan ragu-ragu. Karena, semoga latihan ini bisa membantu supaya kita bisa hidup lebih sehat, lebih happy, gitu..."


Gimana wargi?? Berminat untuk Join? kapan lagi bisa dapet ilmu dan kesehatan dengan mudah seperti ini? Buat wargi seputar maja yang berminat untuk join, mimin sudah sertakan link akun @yogadimaja di caption atau kolom deskripsi.

Sekian Video Informasi seputar maja kali ini. Dan nantikan video-video seputar maja selanjutnya. Terimakasih sudah menonton and good bye!

Komentar